Permata Photojournalist Grant 2020

PermataBank berkomitmen menyelenggarakan Permata Photojournalist Grant 2020 di tengah pandemi Covid-19. Kami percaya semangat pewarta foto di Indonesia untuk mengembangkan diri dan kemampuan bertutur secara visual meski di tengah kondisi yang sulit.

Merespons situasi dan kondisi saat ini, Permata Photojournalist Grant (PPG) mengangkat tema “Hope”. Demi kesehatan dan keselamatan bersama, program yang mencapai tahun kesepuluh tahun ini berlangsung secara daring. Kami berharap metode daring dapat mengatasi kendala geografis yang selama ini menjadi kepedulian kami, dan menjangkau lebih banyak pewarta foto dan pewarta foto lepas di berbagai wilayah di Indonesia. Pewarta foto yang bekerja penuh pada suatu media dan pewarta foto lepas terpilih mendapatkan pelatihan (workshop) fotografi dan hibah (grant) untuk menyelesaikan proyek foto bertutur (photo story).

Pelatihan dimulai pada 8 Desember 2020 hingga 5 Februari 2021, dibagi dalam 15 sesi setiap dua kali sepekan. Materi utama dalam bentuk foto bertutur dan penulisan, dipandu oleh oleh mentor-mentor dari PannaFoto Institute (Edy Purnomo, Rosa Panggabean dan Yoppy Pieter), Kroasia (Saša Kralj), Belanda (Jenny Smets) dan praktisi berpengalaman (Budi Setiyono). Hasil lokakarya para peserta selanjutnya dipresentasikan kepada publik melalui pameran foto daring dan penerbitan buku foto bertajuk “Hope”.

Photo Story


Portfolio


Peserta

Mentor

Rosa Panggabean

Penerima Erasmus Huis Fellowship to Amsterdam 2014

Yoppy Pieter

Penerima Erasmus Huis Fellowship to Amsterdam 2015


PPG 2019

PermataBank percaya bahwa pendidikan adalah salah satu faktor krusial untuk membuat perbedaan dan perubahan yang lebih baik dalam masyarakat. Salah satu wujud komitmen dalam memajukan dunia pendidikan Tanah Air adalah penyelenggaraan Permata PhotoJournalist Grant (PPG), program pertama PermataBank yang didedikasikan untuk mengembangkan ilmu dan talenta pewarta foto Indonesia. Dalam tugas keseharian, mereka membuat karya visual dan mewartakan kepada publik tentang apa yang sedang terjadi di dunia ini. PPG diharapkan dapat menjadi wadah belajar agar mereka mampu mempersembahkan karya terbaik bagi masyarakat.

PPG I yang diselenggarakan pada 2011 mendapat sambutan positif dari media, pewarta foto, dan publik. Selanjutnya, PermataBank menjalin kemitraan utama dengan Erasmus Huis dan Kedutaan Besar Kerajaan Belanda di Indonesia serta bekerja sama dengan PannaFoto Institute, Leica Store Jakarta, PT Suburmitra Grafistama, PT Surya Palacejaya, mentor, mentor tamu, pimpinan redaksi, dan editor foto dari mediamedia yang berpartisipasi dalam program ini.

Dukungan juga datang dari insan-insan yang peduli pada perkembangan foto jurnalistik di Indonesia, seperti Sasa Kralj (pewarta foto independen, Kroasia), Kadir van Lohuizen (co-founder NOOR Photo Agency, Belanda), dan Jenny Smets (Kurator Independen dan Editor Foto, Belanda).

Program PPG IX tahun ini berupa pelatihan (workshop) fotografi yang diikuti oleh sepuluh pewarta foto terpilih, dan grant untuk menyelesaikan proyek foto bertutur (photo story). Pelatihan dimulai pada 10 Desember 2019 hingga 31 Januari 2020, dibagi ke dalam 12 sesi kelas yang berdurasi dua kali sepekan, dengan materi utama dalam bentuk foto bertutur dan penulisan, dipandu oleh praktisi-praktisi berpengalaman. Pelatihan PPG IX ditutup dengan tiga hari kelas intensif bersama Jenny Smets, yang hadir pada pelatihan tanggal 10-12 Februari 2020. Hasil workshop para peserta selanjutnya dipresentasikan kepada publik melalui pameran foto dan penerbitan buku foto bertajuk Innovation.

Pada tahun ini pula, untuk keempat kalinya, PPG memberikan penghargaan karya terbaik bagi dua peserta, yang mendapatkan kamera Leica D-Lux 7 dan C-Lux dari Leica Store Jakarta.

Photo Story


Peserta

Mentor

Rosa Panggabean

Penerima Erasmus Huis Fellowship to Amsterdam 2014

Yoppy Pieter

Penerima Erasmus Huis Fellowship to Amsterdam 2015


PPG 2018

PermataBank percaya bahwa pendidikan adalah salah satu faktor krusial untuk membuat perbedaan dan perubahan yang lebih baik dalam masyarakat. Salah satu wujud komitmen dalam memajukan dunia pendidikan Tanah Air adalah penyelenggaraan Permata PhotoJournalist Grant (PPG), program pertama PermataBank yang didedikasikan untuk mengembangkan ilmu dan talenta pewarta foto Indonesia. Dalam tugas keseharian, mereka membuat karya visual dan mewartakan kepada publik tentang apa yang sedang terjadi di dunia ini. PPG diharapkan dapat menjadi wadah belajar agar mereka mampu mempersembahkan karya terbaik bagi masyarakat.

PPG I yang diselenggarakan pada 2011 mendapat sambutan positif dari media, pewarta foto, dan publik. Selanjutnya, PermataBank menjalin kemitraan utama dengan Erasmus Huis dan Kedutaan Besar Kerajaan Belanda di Indonesia serta bekerja sama dengan PannaFoto Institute, Leica Store Indonesia, PT Suburmitra Grafistama, PT Surya Palacejaya, mentor, mentor tamu, pimpinan redaksi, dan editor foto dari media-media yang berpartisipasi dalam program ini.

Dukungan juga datang dari insan-insan yang peduli pada perkembangan foto jurnalistik di Indonesia, seperti Sasa Kralj (pewarta foto independen, Kroasia), Kadir van Lohuizen (co-founder NOOR Photo Agency, Belanda) dan Jenny Smets (Kurator Independen dan Director of Photography majalah Vrij Nederland, Belanda).

Program PPG VIII tahun ini berupa pelatihan (workshop) fotografi yang diikuti oleh sepuluh pewarta foto terpilih, dan grant untuk menyelesaikan proyek foto bertutur (photo story). Pelatihan dimulai pada 11 Desember 2018, dibagi ke dalam 12 sesi kelas yang berdurasi dua kali sepekan, dengan materi utama dalam bentuk foto bertutur dan penulisan, dipandu oleh praktisi-praktisi berpengalaman. Pelatihan PPG VIII ditutup dengan tiga hari kelas intensif bersama Jenny Smets, yang hadir pada pelatihan tanggal 11-13 Februari 2019. Hasil workshop para peserta selanjutnya dipresentasikan kepada publik melalui pameran foto dan penerbitan buku foto bertajuk Diversity.

Pada tahun ini pula, untuk ketiga kalinya, PPG memberikan penghargaan karya terbaik bagi satu peserta, yang mendapatkan kamera Leica Typ TL & Lensa 18mm dari Leica Store Indonesia.

Photo Story


Peserta

Mentor

Rosa Panggabean

Penerima Erasmus Huis Fellowship to Amsterdam 2014

Yoppy Pieter

Penerima Erasmus Huis Fellowship to Amsterdam 2015


PannaFoto---Poster-A3-WEB PPG-Diversity_IG-Banner


PPG 2017

PermataBank percaya bahwa pendidikan adalah salah satu faktor krusial untuk membuat perbedaan dan perubahan yang lebih baik dalam masyarakat. Salah satu wujud komitmen dalam memajukan dunia pendidikan Tanah Air adalah penyelenggaraan Permata PhotoJournalist Grant (PPG), program pertama PermataBank yang didedikasikan untuk mengembangkan ilmu dan talenta pewarta foto Indonesia. Dalam tugas keseharian, mereka membuat karya visual dan mewartakan kepada publik apa yang sedang terjadi di dunia ini. PPG diharapkan dapat menjadi wadah belajar agar mereka mampu mempersembahkan karya terbaik bagi masyarakat.

PPG I yang diselenggarakan pada 2011 mendapat sambutan positif dari media, pewarta foto, dan publik. Selanjutnya, PermataBank menjalin kemitraan utama dengan Erasmus Huis dan Kedutaan Besar Kerajaan Belanda di Indonesia; bekerja sama dengan PannaFoto Institute, Leica Store Indonesia, PT. Suburmitra Grafistama, PT. Surya Palacejaya, Bintaro Jaya Xchange Mall, mentor, mentor tamu, pimpinan redaksi, dan editor foto dari media-media yang berpartisipasi dalam program ini.

Dukungan juga datang dari insan-insan yang peduli pada perkembangan foto jurnalistik di Indonesia, seperti Sasa Kralj (pewarta foto independen, Kroasia), Kadir van Lohuizen (co-founder NOOR photo agency, Belanda) dan Jenny Smets (Kurator Independen dan Director of Photography majalah Vrij Nederland, Belanda).

Program PPG VII tahun ini berupa pelatihan (workshop) fotografi yang diikuti oleh delapan pewarta foto terpilih, dan grant untuk menyelesaikan proyek foto bertutur (photo story). Pelatihan dimulai tanggal 24 November 2017, dibagi ke dalam 12 sesi kelas yang berdurasi dua kali sepekan, dengan materi utama adalah foto bertutur dan penulisan, dipandu oleh praktisi-praktisi berpengalaman. Pelatihan PPG VII ditutup dengan tiga hari kelas intensif bersama Jenny Smets, yang hadir pada pelatihan tanggal 22-24 Januari 2018. Hasil workshop para peserta selanjutnya dipresentasikan kepada publik melalui pameran foto dan penerbitan buku foto bertajuk Change.

Pada tahun ini pula untuk kedua kalinya PPG memberikan penghargaan karya terbaik bagi satu peserta, yang akan mendapatkan kamera Leica TL, lensa 18-56mm dari Leica Store Indonesia.

Photo Story


Peserta

Zulkifli

Penerima Karya Terbaik PPG 2017

Rahmad Azhar Hutomo

Penerima Erasmus Huis Fellowship to Amsterdam 2019


Mentor

Rosa Panggabean

Penerima Erasmus Huis Fellowship to Amsterdam 2014

Yoppy Pieter

Penerima Erasmus Huis Fellowship to Amsterdam 2015

PPG 2017-Poster A3_Landscape-FINALPPG_Poster_OK

Portfolio // Portfolios

Siaran Pers // Press Release


PPG 2016

PermataBank percaya bahwa pendidikan adalah salah satu faktor krusial untuk membuat perbedaan dan perubahan yang lebih baik dalam masyarakat. Salah satu wujud komitmen dalam memajukan dunia pendidikan Tanah Air adalah penyelenggaraan Permata PhotoJournalist Grant (PPG), program pertama PermataBank yang didedikasikan untuk mengembangkan ilmu dan talenta pewarta foto Indonesia. Dalam tugas keseharian, mereka membuat karya visual dan mewartakan kepada publik apa yang sedang terjadi di dunia ini. PPG diharapkan dapat menjadi wadah belajar agar mereka mampu mempersembahkan karya terbaik bagi masyarakat.

PPG I yang diselenggarakan pada 2011 mendapat sambutan positif dari media, pewarta foto, dan publik. Selanjutnya, PermataBank menjalin kemitraan utama dengan Erasmus Huis dan Kedutaan Besar Kerajaan Belanda di Indonesia; bekerja sama dengan PannaFoto Institute, Leica Store Indonesia, PT. Suburmitra Grafistama, PT. Surya Palacejaya, Bintaro Jaya Xchange Mall, mentor, mentor tamu, pimpinan redaksi, dan editor foto dari media-media yang berpartisipasi dalam program ini.

Dukungan juga datang dari insan-insan yang peduli pada perkembangan foto jurnalistik di Indonesia, seperti Sasa Kralj (pewarta foto independen, Kroasia), Kadir van Lohuizen (co-founder NOOR photo agency dan Supervisory Board di World Press Photo Foundation, Belanda) dan Jenny Smets (Kurator Independen dan Director of Photography majalah Vrij Nederland, Belanda).

Program PPG VI tahun ini berupa pelatihan (workshop) fotografi yang diikuti oleh delapan pewarta foto terpilih, dan grant untuk menyelesaikan proyek foto bertutur (photo story). Pelatihan dimulai tanggal 16 Desember 2016, dibagi ke dalam 11 sesi kelas yang berdurasi dua kali sepekan, dengan materi utama adalah foto bertutur dan penulisan, dipandu oleh praktisi-praktisi berpengalaman. Pelatihan PPG VI ditutup dengan dua hari kelas intensif bersama Kadir van Lohuizen dan Jenny Smets, yang hadir pada pelatihan tanggal 9 dan 10 Februari 2017. Hasil workshop para peserta selanjutnya dipresentasikan kepada publik melalui pameran foto dan penerbitan buku foto bertajuk Trust.

Pada tahun ini pula untuk pertama kalinya PPG memberikan penghargaan karya terbaik bagi satu peserta, yang akan mendapatkan kamera Leica X (Typ 113) dari Leica Store Indonesia.

Photo Story


Peserta

Maulana Surya Tri Utama

Penerima Karya Terbaik PPG 2016

Immanuel Antonius

Penerima Erasmus Huis Fellowship to Amsterdam 2017

Agoes Rudianto

Penerima Erasmus Huis Fellowship to Amsterdam 2018


Mentor

Rosa Panggabean

Penerima Erasmus Huis Fellowship to Amsterdam 2014

Yoppy Pieter

Penerima Erasmus Huis Fellowship to Amsterdam 2015

Poster Promo PPG 2016_photo_v5
poster_PPG_2016_A3_REV

Komite Seleksi, Mentor, dan Kurator
Peserta
Portfolio
Final Project


PPG 2015

PermataBank percaya bahwa pendidikan merupakan salah satu faktor krusial untuk membuat perbedaan dan perubahan yang lebih baik dalam masyarakat.

Salah satu wujud komitmen dalam memajukan dunia pendidikan Tanah Air adalah penyelenggaraan Permata PhotoJournalist Grant (PPG), program pertama PermataBank yang didedikasikan untuk mengembangkan ilmu dan talenta pewarta foto Indonesia. Dalam tugas kesehariannya, mereka membuat karya visual dan mewartakan kepada publik apa yang sedang terjadi di dunia ini. PPG diharapkan dapat menjadi wadah belajar agar mereka mampu mempersembahkan karya terbaik bagi masyarakat.

Program berupa pelatihan (workshop) fotografi yang diikuti oleh 10 pewarta foto terpilih, dan grant untuk menyelesaikan proyek foto bertutur (photo story). Pelatihan dimulai tanggal 24 November 2015, dibagi ke dalam 16 sesi kelas yang berdurasi dua kali seminggu, dengan materi utama adalah foto bertutur. Materi pendukung yang juga diajarkan seperti pendalaman proposal cerita, riset, dan multimedia, dipandu oleh praktisi-praktisi berpengalaman. Kelas PPG V ditutup dengan 2 hari kelas intensif bersama pewarta foto Belanda, Kadir van Lohuizen, tanggal 17-18 Februari 2016. Hasil workshop para peserta selanjutnya dipresentasikan kepada publik melalui pameran foto dan penerbitan buku foto bertajuk Indonesian Intangible Heritage.

Dalam PPG V, program “Erasmus Huis Fellowship to Amsterdam” diluncurkan untuk ketiga kalinya, berupa beasiswa bagi satu alumnus PPG dari semua Angkatan untuk berkunjung ke Amsterdam dan mengerjakan satu photo story di bawah bimbingan Kadir van Lohuizen dari agensi foto ternama, NOOR, pada April 2016.

 

Photo Story


Peserta


Mentor

Poster Promo PPG 2014_v3


PPG 2014

PermataBank percaya bahwa pendidikan adalah salah satu faktor krusial untuk membuat perbedaan dan perubahan yang lebih baik dalam masyarakat.

Salah satu wujud komitmen dalam memajukan dunia pendidikan Tanah Air adalah penyelenggaraan Permata PhotoJournalist Grant (PPG), program pertama PermataBank yang didedikasikan untuk mengembangkan ilmu dan talenta pewarta foto Indonesia. Dalam tugas keseharian, mereka membuat karya visual dan mewartakan kepada publik apa yang sedang terjadi di dunia ini. PPG diharapkan dapat menjadi wadah belajar agar mereka mampu mempersembahkan karya terbaik bagi masyarakat.

PPG I yang diselenggarakan pada 2011 mendapat sambutan positif dari media, pewarta foto, dan publik. Selanjutnya, PermataBank menjalin kemitraan utama dengan Erasmus Huis dan Kedutaan Besar Kerajaan Belanda di Indonesia; bekerja sama dengan PannaFoto Institute, Leica Store Indonesia, PT. Suburmitra Grafistama, PT. Surya Palacejaya, Bintaro Jaya Xchange Mall, mentor, mentor tamu, pimpinan redaksi, dan editor foto dari media-media yang berpartisipasi dalam program ini.

Dukungan juga datang dari insan-insan yang peduli pada perkembangan foto jurnalistik di Indonesia, seperti Sasa Kralj (pewarta foto independen, Kroasia) dan Kadir van Lohuizen (co-founder NOOR photo agency dan Supervisory Board di World Press Photo Foundation, Belanda).

Program berupa pelatihan (workshop) fotografi yang diikuti oleh 10 pewarta foto terpilih, dan grant untuk menyelesaikan proyek foto bertutur (photo story). Pelatihan dimulai tanggal 25 November 2014, dibagi ke dalam 16 sesi kelas yang berdurasi dua kali seminggu, dengan materi utama adalah foto bertutur. Materi pendukung yang juga diajarkan seperti pendalaman proposal cerita, riset, dan multimedia, dipandu oleh praktisi-praktisi berpengalaman.

Kelas PPG IV ditutup dengan dua hari kelas intensif bersama pewarta foto Belanda, Kadir van Lohuizen, tanggal 12-13 Februari 2015. Hasil workshop para peserta selanjutnya dipresentasikan kepada publik melalui pameran foto dan presentasi multimedia yang diselenggarakan pada 27 Maret-24 April 2015, dan penerbitan buku foto bertajuk Indonesian Heritage.

Photo Story


Peserta


Mentor


PPG 2013

PermataBank percaya bahwa pendidikan merupakan salah satu faktor krusial untuk membuat perbedaan dan perubahan yang lebih baik dalam masyarakat.

Salah satu wujud komitmen dalam memajukan dunia pendidikan tanah air adalah Permata PhotoJournalist Grant (PPG), program pertama PermataBank yang didedikasikan untuk mengembangkan ilmu dan talenta pewarta foto Indonesia. Dalam tugas kesehariannya, mereka membuat karya visual dan mewartakan kepada publik apa yang sedang terjadi di dunia ini. PPG diharapkan dapat menjadi wadah belajar agar mereka mampu mempersembahkan karya terbaik bagi masyarakat.

PPG I yang diselenggarakan pada 2011 mendapat sambutan positif dari media, pewarta foto, dan publik. Selanjutnya, PermataBank menjalin kemitraan utama dengan Erasmus Huis dan Kedutaan Besar Kerajaan Belanda di Indonesia; bekerja sama dengan PannaFoto Institute, Leica Store Indonesia, PT. Suburmitra Grafistama, PT. Surya Palacejaya, Bintaro Jaya Xchange Mall, mentor, mentor tamu, pimpinan redaksi, dan editor foto dari media-media yang berpartisipasi dalam program ini.

Dukungan juga datang dari insan-insan yang peduli pada perkembangan foto jurnalistik di Indonesia, seperti Sasa Kralj (pewarta foto independen, Kroasia) dan Kadir van Lohuizen (co-founder NOOR photo agency dan Supervisory Board di World Press Photo Foundation, Belanda).

Program berupa pelatihan (workshop) fotografi yang diikuti oleh 10 (sepuluh) pewarta foto terpilih dan grant untuk menyelesaikan proyek foto cerita (photo story). Pelatihan yang dimulai tanggal 8 Oktober 2013 ini, dibagi ke dalam 16 sesi kelas yang berdurasi dua kali seminggu, dengan materi utama adalah foto cerita. Materi pendukung yang juga diajarkan seperti pendalaman proposal cerita dengan dipandu praktisi di media elektronik (produser program acara dokumenter), riset dan multimedia oleh jurnalis berpengalaman. Kelas PPG III ditutup dengan 2 hari kelas intensif bersama pewarta foto Belanda, Kadir van Lohuizen dan hasil workshop para peserta selanjutnya dipresentasikan kepada publik melalui pameran foto yang diselenggarakan pada tanggal 29 Januari-22 Februari 2014 dan penerbitan buku foto pemberdayaan.

"Pemberdayaan menjadi tema sentral kami tahun ini mengingat memiliki benang merah dengan pendidikan sebagai fokus tanggung jawab sosial PermataBank. Masih banyaknya ruang dan dimensi yang dapat diberdayakan membuat tema ini masih sangat relevan dan diharapkan dapat memberikan sumbangsih bagi Indonesia yang lebih baik," David Fletcher, Direktur Utama PermataBank.

"Saya telah bertemu banyak sekali orang yang memiliki semangat tinggi. Mereka berpengalaman, aktif dan selalu bekerja keras demi pekerjaan dan idealisme mereka. Menurut saya, tersedianya rangkaian program pelatihan dan kompetisi sangat baik bagi perkembangan di dunia foto jurnalistik," Ton Van Zeeland, Director Theater & Gallery Erasmus Huis and Head of Press and Culture Royal Netherlands Embassy Jakarta).

Photo Story


Peserta


Mentor


PPG 2012

PermataBank percaya bahwa pendidikan merupakan salah satu faktor krusial untuk membuat perbedaan dan perubahan yang lebih baik dalam masyarakat.

Salah satu wujud komitmen dalam memajukan dunia pendidikan Tanah Air adalah penyelenggaraan Permata PhotoJournalist Grant (PPG), program pertama PermataBank yang didedikasikan untuk mengembangkan ilmu dan talenta pewarta foto Indonesia. Dalam tugas kesehariannya, mereka membuat karya visual dan mewartakan kepada publik apa yang sedang terjadi di dunia ini. PPG diharapkan dapat menjadi wadah belajar agar mereka mampu mempersembahkan karya terbaik bagi masyarakat.

PPG I diselenggarakan pada tahun 2011 dan mendapat sambutan positif dari media, pihak pewarta foto dan publik.

Untuk PPG II tahun 2012, PermataBank menjalin kemitraan utama dengan Erasmus Huis dan Kedutaan Besar Kerajaan Belanda di Indonesia. Bekerja sama dengan PannaFoto Institute, Pewarta Foto Indonesia, Binus International, Pacific Place, mentor, mentor tamu, pimpinan redaksi dan editor foto dari media-media yang berpartisipasi dalam program ini.

Dukungan juga datang dari insan-insan yang peduli pada perkembangan foto jurnalistik di Indonesia seperti Sasa Kralj (pewarta foto independen, Kroasia), John Stanmeyer (co-founder VII photo agency dan fotografer kontributor majalah National Geographic, Amerika), dan Kadir van Lohuizen (co-founder NOOR photo agency dan Supervisory Board di World Press Photo Foundation, Belanda).

Program berupa pelatihan (workshop) fotografi yang diikuti oleh 10 (sepuluh) pewarta foto terpilih dan grant untuk menyelesaikan proyek photo story. Workshop yang dimulai tanggal 28 September 2012 ini, dibagi ke dalam 16 sesi kelas yang berdurasi dua kali seminggu, dengan meateri utama adalah photo story. Materi pendukung yang juga diajarkan seperti pendalaman proposal cerita dengan dipandu praktisi di media elektronik (produser program acara dokumenter), penulisan dan riset oleh jurnalis berpengalaman. Kelas PPG II ditutup dengan 2 hari kelas intensif bersama pewarta foto Belanda, Kadir van Lohuizen dan hasil workshop para peserta selanjutnya dipresentasikan kepada publik melalui pameran foto yang diselenggarakan pada tanggal 21 Desember 2012 - 6 Januari 2013 dan penerbitan buku foto PPG II.

Photo Story


Peserta


Mentor


PPG 2011

PermataBank sangat menyadari bahwa dari sekian banyak masalah sosial yang ada, pendidikan merupakan salah satu faktor krusial untuk membuat perbedaan dan perubahan yang lebih baik di dalam masyarakat. Bekerjasama dengan PannaFoto Institute dan Pewarta Foto Indonesia (PFI), PermataBank meluncurkan program Permata Photojournalist Grant (PPG) tahun 2011.

Program berupa pelatihan kepada 10 (sepuluh) pewarta foto tepilih dan grant untuk menyelesaikan projek photo story. Pelatihan dibagi dalam  12  sesi kelas termasuk online class via skype dengan Sasa Kralj dan kunjungan lapangan ke Sanggar Anak Akar di Jakarta Timur. Selain sesi tersebut, terdapat dua event Final Presentasi dan Malam Apresiasi.

Workshop dilaksanakan dari tanggal 16 September hingga 20 Oktober 2011,  dilanjutkan dengan pameran hasil karya peserta di Pacific Place Lantai 4 sejak tanggal 16 Desember 2011 - 4 Januari 2012  bersamaan dengan pameran World Press Photo.

Photo Story


Peserta

Rosa Panggabean

Penerima Erasmus Huis Fellowship to Amsterdam 2014

Yoppy Pieter

Penerima Erasmus Huis Fellowship to Amsterdam 2015


Mentor