MEREKA MENGINSPIRASI
Priyombodo Kompas

Warga berkebutuhan khusus atau difabel atau kini dikenal dengan istilah disabilitas masih dianggap sebagai anomali dan tabu bahkan tak jarang dikucilkan. Merujuk data dari Kementerian Kesehatan Nasional (Kemenkes), penderita difabel pada 2011 berada di angka 6,7 juta jiwa atau 3,11 persen. Sedangkan menurut catatan dari World Health Organization (WHO), Indonesia memiliki penderita difabel lebih dari 10 juta jiwa dan jumlah tersebut diperkirakan masih lebih besar lagi.

Meski pemerintah membuka kesempatan bagi para penyandang disabilitas untuk memasuki pekerjaan formal namun hal itu dirasa jauh dari cukup mengingat masih banyak para penyandang disabilitas yang hanya menghabiskan hari-harinya di rumah dan panti serta terkucilkan dari lingkungan.

Di tengah keterbatasan mereka, tidak sedikit yang mampu keluar dari “keterpurukan” dan membuktikan bahwa mereka adalah sama, mampu bekerja dan bahkan melakukan lebih.

Pemberdayaan adalah menjadi lebih baik bersama.


Priyombodo

Lahir di Dumai, 11 Mei 1980. Pada tahun 2004 mulai bekerja untuk harian Kompas dan resmi bergabung penuh di sana pada tahun 2005 hingga sekarang. Selama berkarir di Kompas, pernah terlibat di sejumlah desk seperti Desk Nusantara, Desk Humaniora, Desk Politik dan Hukum, Desk Mingguan. Saat ini ia bertanggung jawab mengisi foto di Desk Ekonomi.

Priyombodo pernah menerima sejumlah penghargaan seperti: Anugerah Adiwarta Tahun 2008 Kategori Foto Berita Bidang Seni dan Budaya dan Juara I Lomba Foto Kali Ciliwung Tahun 2008.

Ia juga aktif dalam pameran foto dan pembuatan buku seperti: peluncuran buku dan pameran foto Mata Hati Kompas (2007), Ekspedisi Cincin Api (Kompas, 2012) dan pameran toto Pewarta Foto Indonesia Jakarta 2013, “Berkacalah Jakarta”.