Diskusi Karya Pameran Foto DIVERSITY | 21 Maret 2019

PPG 2018 - DIskusi Pameran

Mentor Permata PhotoJournalist Grant 2018, Yoppy Pieter mendampingi perwakilan penerima PPG 2018: Aprillio Akbar (Antara Foto), Albertus Vembrianto (Pewarta Foto Lepas), Denty Piawai Nastitie (Kompas), dan Hendra Eka (Jawa Pos) dalam sebuah Diskusi Karya Pameran Foto DIVERSITY yang berlangsung di Erasmus Huis pada 21 Maret 2019. Sementara kelima peserta PPG 2018 lainnya; Helmi Afandi Abd (kumparan.com), Muhammad Hidayat (TEMPO), Bayu Eka Novanta (Pewarta Foto Lepas), Putra Muhamad Akbar (Republika), dan Ajeng Dinar Ulfiana (Katadata.co.id) terlihat menempati kursi baris depan penonton. Dalam kesempatan diskusi ini, para pewarta foto ini menceritakan proses kreatif dalam pembuatan karya-karya mereka yang bertema Diversity yang saat ini sedang dipamerkan.

Diskusi mengambil tempat di Exhibition Room, di tengah karya-karya para peserta PPG 2018 tersebut dan dihadiri pula oleh Ibu Cika Andayani dan Bapak Adi Yudistira perwakilan dari PermataBank, Ibu Joyce Nijssen (Acting Director Erasmus Huis), dan Bapak Wilson Gunawan (Managing Director Leica Store Indonesia).

Pada kesempatan ini terdengar para peserta membagikan pelajaran yang mereka dapatkan selama mengerjakan proyek foto mereka, serta harapan atas photo story tersebut.

“Saya mendapatkan banyak pelajaran berharga untuk pribadi saya; lebih sabar, welas asih, harus semakin menghargai sesama” Hendra Eka (Jawa Pos) yang telah menyelesaikan sebuah photo story berjudul Silent Fight.

“Yang saya pelajari dari proyek ini adalah bagaimana menumbuhkan rasa percaya seseorang,” ujar Putra Muhamad Akbar (Republika) yang menyelesaikan sebuah photo story berjudul Finding Home, tentang kisah pengungsi Hazara di Indonesia. Ia mengaku perlu beberapa waktu sebelum akhirnya mendapat kepercayaan dan memotret para pengungsi asal Afghanistan. “Subyek foto saya memiliki trauma terhadap media dan pemberitaan oleh media, mereka khawatir publikasi yang dilakukan oleh media dapat membahayakan keberadaan mereka.”

Sementara Aprillio Akbar (Antara Foto) menceritakan rencana dan harapannya atas karyanya yang berjudul Resilient,

“Saya ingin melanjutkan proyek foto Resilient dan menjadikannya buku foto. Misi saya melalui photo story ini, saya ingin kisah ini dibaca lebih banyak orang sekaligus menunjukkan ke pemerintahan bahwa selain hukum, pendidikan dapat dijadikan alternatif solusi untuk kasus kekerasan dalam rumah tangga.”

(Lisna Dwi Astuti / Foto: Agoes Rudianto)


Pembukaan Pameran Foto DIVERSITY | 20 Maret 2019

PPG 2018 - Pemebukaan Pameran

Pameran Foto DIVERSITY resmi dibuka pada tanggal 20 Maret 2019 di Erasmus Huis, Jakarta. Pembukaan Pameran Foto DIVERSITY sekaligus menjadi ajang perayaan kelulusan bagi pewarta foto penerima Permata PhotoJournalist Grant 2018; Ajeng Dinar Ulfiana (Katadata.co.id), Albertus Vembrianto (Pewarta Foto Lepas), Aprillio Akbar (Antara Foto), Bayu Eka Novanta (Pewarta Foto Lepas), Denty Piawai Nastitie (Kompas), Helmi Afandi Abd (kumparan.com), Hendra Eka (Jawa Pos), Muhammad Hidayat (TEMPO), dan Putra Muhamad Akbar (Republika). Kegiatan ini dihadiri oleh ibu Djumariah Tenteram (Director PermataBank), Ibu Richele Maramis (Head Corporate Affairs PermataBank), Ibu Joyce Nijssen (Acting Director Erasmus Huis), Ibu Ng Swan Ti (Managing Director PannaFoto Institute), Bapak Sinartus Sosrodjojo (Advisor PannaFoto Institute), Bapak Wilson Gunawan (Managing Director Leica Store Indonesia), para mentor, serta perwakilan mitra PT Suburmitra Grafistama, PT Surya Palacejaya, dan Mitragrafia.

Albertus Vembrianto (kanan) Penerima Karya Terbaik PPG 2018 bersama Bapak Wilson Gunawan (Managing Director Leica Store Indonesia) (kiri)
Albertus Vembrianto (kanan) Penerima Karya Terbaik PPG 2018 bersama Bapak Wilson Gunawan (Managing Director Leica Store Indonesia) (kiri)
Rahmad Azhar Hutomo (kanan) penerima Erasmus Huis Fellowship to Amsterdam 2019 bersama Ibu Joyce Nijssen (Acting Director Erasmus Huis) (kiri)
Rahmad Azhar Hutomo (kanan) penerima Erasmus Huis Fellowship to Amsterdam 2019 bersama Ibu Joyce Nijssen (Acting Director Erasmus Huis) (kiri)

Pada malam pembukaan pameran ini diumumkan juga penerima Karya Terbaik PPG 2018 yang diraih oleh karya photo story berjudul "Fragmen Papua" oleh Albertus Vembrianto, Pewarta Foto Lepas, Timika, Papua. Atas karyanya ini, Vembri berhak mendapatkan sebuah kamera Leica Typ TL dan Lensa 18mm yang dipersembahkan oleh Leica Store Indonesia dan diberikan secara simbolik oleh Bapak Wilson Gunawan (Managing Director Leica Store Indonesia). Selain itu, diumumkan pula 1 alumni program Permata PhotoJournalist Grant tahun 2011-2017 yang menerima Erasmus Huis Fellowship to Amsterdam 2019, yakni Rahmad Azhar Hutomo, pewarta foto National Geographic Indonesia dan alumni PPG 2017. Melalui program Erasmus Huis Fellowship to Amsterdam ini, Azhar akan melakukan residensi di kota Amsterdam, Belanda dan mengerjakan sebuah proyek foto bertutur (photo story) dibawah bimbingan Kadir van Lohuizen (NOOR Photo Agency) dan berkesempatan menghadiri World Press Photo Award Days.

Suasana malam pembukaan Pameran Foto DIVERSITY terasa begitu meriah dan hangat. Seluruh peserta PPG 2018 diliputi suka cita dan kegembiraan setelah melalui proses belajar yang panjang sejak 11 Desember 2018-13 Februari 2019, hingga akhirnya karya mereka dipamerkan di Exhibition Room Erasmus Huis yang akan berlangsung hingga 12 April mendatang.

(LDA / Foto: Agoes Rudianto)


Diskusi Karya Foto DIVERSITY | 21 Maret 2019

PPG-Diversity_IG-Banner_Diskusi

PermataBank dan Erasmus Huis mempersembahkan

Pameran Foto DIVERSITY
Karya Pewarta Foto Penerima Permata PhotoJournalist Grant 2018

Ajeng Dinar Ulfiana (Katadata.co.id)
Albertus Vembrianto (Pewarta Foto Lepas)
Aprillio Akbar (Antara Foto)
Bayu Eka Novanta (Pewarta Foto Lepas)
Denty Piawai Nastitie (Kompas)
Helmi Afandi Abd (kumparan.com)
Hendra Eka (Jawa Pos)
Muhammad Hidayat (TEMPO)
Putra Muhamad Akbar (Republika)

Pembukaan Pameran
Pengumuman Karya Terbaik PPG 2018 & Erasmus Huis Fellowship to Amsterdam 2019
Rabu, 20 Maret 2019
Pukul 18:30 WIB

Diskusi Karya
Kamis, 21 Maret 2019
Pukul 16:00–18:00 WIB

Pameran
20 Maret–12 April 2019
Senin–Kamis : 09:00–16:00 WIB
Jumat : 09:00–14:00 WIB
Sabtu : 10:00–13:00 WIB

Erasmus Huis
Jl. HR Rasuna Said Kav S-3, Jakarta 12950
www.erasmushuis.org – Phone: (+62) 021 524 1069

Informasi selengkapnya:
www.permata-photojournalistgrant.org

Dalam diskusi karya, pewarta foto penerima Permata PhotoJournalist Grant 2018 akan berbagi pengalaman mereka selama mengikuti program PPG, bagaimana mereka mengerjakan interpretasi visual untuk menafsirkan tema DIVERSITY, serta mempresentasikan karya mereka kepada publik melalui pameran.


Pameran Foto DIVERSITY | 20 Maret 2019

PPG-Diversity_IG-Banner PermataBank dan Erasmus Huis mempersembahkan Pameran Foto DIVERSITY Karya Pewarta Foto Penerima Permata PhotoJournalist Grant 2018 Ajeng Dinar Ulfiana (Katadata.co.id) Albertus Vembrianto (Pewarta Foto Lepas) Aprillio Akbar (Antara Foto) Bayu Eka Novanta (Pewarta Foto Lepas) Denty Piawai Nastitie (Kompas) Helmi Afandi Abd (kumparan.com) Hendra Eka (Jawa Pos) Muhammad Hidayat (TEMPO) Putra Muhamad Akbar (Republika) Pembukaan Pameran Pengumuman Karya Terbaik PPG 2018 & Erasmus Huis Fellowship to Amsterdam 2019 Rabu, 20 Maret 2019 Pukul 18:30 WIB Diskusi Karya Kamis, 21 Maret 2019 Pukul 16:00–18:00 WIB Pameran 20 Maret–12 April 2019 Senin–Kamis : 09:00–16:00 WIB Jumat : 09:00–14:00 WIB Sabtu : 10:00–13:00 WIB Erasmus Huis Jl. HR Rasuna Said Kav S-3, Jakarta 12950 www.erasmushuis.org – Phone: (+62) 021 524 1069 Informasi selengkapnya: www.permata-photojournalistgrant.org

PermataBank menjalin kemitraan utama dengan Erasmus Huis dan Kedutaan Besar Kerajaan Belanda di Indonesia, bekerja sama dengan PannaFoto Institute dan Leica Store Indonesia menyelenggarakan Permata PhotoJournalist Grant (PPG), program yang didedikasikan untuk mengembangkan ilmu dan talenta pewarta foto Indonesia.

Program PPG VIII tahun ini berupa pelatihan (workshop) fotografi yang diikuti oleh pewarta foto terpilih, dan grant untuk menyelesaikan proyek foto bertutur (photo story). Pelatihan dimulai tanggal 11 Desember 2018, dibagi ke dalam 12 sesi kelas yang berdurasi dua kali sepekan, dengan materi utama adalah foto bertutur dan penulisan, dipandu oleh praktisi-praktisi berpengalaman. Pelatihan PPG VIII ditutup dengan tiga hari kelas intensif bersama Jenny Smets (Kurator Independen dan Director of Photography majalah Vrij Nederland, Belanda), yang hadir pada pelatihan tanggal 11-13 Februari 2019.

Pameran Foto DIVERSITY merupakan momen puncak program Permata PhotoJournalist Grant (PPG) 2018, dimana pewarta foto terpilih akan mempresentasikan kepada publik proyek foto bertutur (photo story) yang mereka kerjakan selama pelatihan. Karya foto yang menggambarkan interpretasi visual mereka atas tema PPG tahun ini, yaitu DIVERSITY.

Pada malam pembukaan pameran, PPG memberikan penghargaan karya terbaik bagi satu peserta, yang akan mendapatkan kamera Leica Typ TL & Lensa 18mm dari Leica Store Indonesia, serta pengumuman penerima Erasmus Huis Fellowship to Amsterdam 2019, yang akan mendapatkan beasiswa untuk berkunjung ke Amsterdam dan mengerjakan satu photo story di bawah bimbingan Kadir van Lohuizen dari agensi foto ternama, NOOR, pada April 2019.


Forum Editor Foto: Mempertemukan 11 Media Nasional

PPG 2018 Forum Editor

Untuk kedua kalinya, program Permata PhotoJournalist Grant - Erasmus Huis Fellowship to Amsterdam memfasilitasi sebuah pertemuan antara editor-editor foto dari berbagai media nasional, baik cetak maupun online, dalam sebuah forum informal bertajuk Forum Editor Foto. Seperti tahun sebelumnya, Jenny Smets (Kurator Independen & Director of Photography Majalah Vrij Nederland, Belanda) kembali menjadi tamu dalam forum editor ini, untuk memberikan presentasi dan perspektif tentang kerja editor foto di dunia terbitan internasional. 12 foto editor dan fotografer dari 11 media; Beritagar.id, Colours, Katadata.co.id, Kompas, kumparan.com, MARKETING, Republika, TEMPO, Tirto.id, Tribunnews.com, dan VIVA.co.id menghadiri forum tersebut. Kegiatan ini memberikan kesempatan kepada para editor dari berbagai media ini untuk berbagi, tidak hanya kepada Jenny Smets, tetapi juga kepada sesama editor foto dari media lain, tentang kerja editor di media masing-masing, sekaligus menceritakan permasalahan yang kerap timbul.

Pertemuan yang berlangsung pada Rabu, 13 Februari 2019 tersebut berangkat dari harapan penyelenggara program PPG bahwa setelah pewarta-pewarta foto ini mengikuti pendidikan dalam PPG dan akhirnya kembali ke rutinitas mereka: bekerja sebagai pewarta foto, semangat yang terbangun selama mengikuti program PPG dapat terus dipupuk dan terfasilitasi di media mereka masing-masing. Forum Editor Foto ini, selain sebuah upaya untuk memahami apakah pendidikan yang diberikan sudah sesuai dengan kebutuhan pewarta dan media, juga untuk menjalin hubungan dan kerja sama dengan para editor foto tersebut. Sekaligus untuk menjaga spirit yang sama dalam pengembangan kualitas pewarta foto sekaligus kualitas pemberitaan dengan menggunakan foto sebagai medium, melalui media-media nasional.

Jenny menyampaikan editor dan fotografer harus dapat bekerja sama dan saling mempercayai. Sebagai editor foto, Ia menyatakan karirnya bergantung pada hubungan baiknya dengan fotografer untuk dapat merespon kebutuhan media, klien, pemimpin redaktur, atau sesederhana untuk memenuhi tenggat terbitannya.

"What help me a lot during my career as photo editor is the connection with these photographers. You have to work together. You have to tell them what your needs are, and the other way around. They are the one who always supported me when I was fighting in the newspaper. I got their feedback and their support and that helps me to keep on doing that".

 

(Lisna Dwi Astuti / Foto: Agoes Rudianto)


Seminar Foto Future Scenarios: Fact, Fiction, And Friction oleh Jenny Smets

PPG 2018 Presentasi Jenny Smeth

Jenny Smets, Kurator Independen & Director of Photography Majalah Vrij Nederland, Belanda. Majalah ini dikenal memiliki standar yang sangat tinggi untuk fotografi dan menerbitkan beberapa esai foto yang sangat terkenal baik dari kalangan fotografer lokal maupun internasional. Dalam seminar ini, Jenny Smets berbagi pengamatan dan pengetahuannya mengenai perkembangan terkini dalam dunia fotografi dokumenter internasional. Jenny Smets juga memperkenalkan beberapa proyek foto yang pernah dipublikasikan dalam Vrij Nederland, antara lain "Palm Springs" karya Erwin Olaf (Belanda), "White Night" karya Feng Li (China), "Will My Mannequin be Home When I Return" karya Arko Datto (India), "Garden of Delight" karya Nick Hannes (Belgia), dan masih banyak lagi.

Seminar foto berlangsung pada hari Selasa, 12 Februari 2019 di Erasmus Huis, Jakarta dan dihadiri pula oleh Ibu Richele Maramis (Senior Vice President Head, Corporate Affairs PermataBank), Ibu Joyce Nijssen (Acting Director Erasmus Huis), dan Bapak Wilson Gunawan (Managing Director Leica Store Indonesia). Seminar ini merupakan rangkaian program Permata PhotoJournalist Grant 2018 - Erasmus Huis Fellowship to Amsterdam 2019, persembahan PermataBank dan Erasmus Huis dan diselenggarakan oleh PannaFoto Institute.

(Foto: Agoes Rudianto)


Erasmus Huis Fellowship to Amsterdam - April 2019

2019_Poster RGB_EH Fellowship-01

PermataBank and Erasmus Huis proudly present
ERASMUS HUIS FELLOWSHIP TO AMSTERDAM
April 2019

Through its fellowship programme, PermataBank and Erasmus Huis will award a fellowship to one of Permata PhotoJournalist Grant (PPG) Programme Alumni the year of 2011-2017.

The programme offers a one week residency training in Amsterdam. During the residency, the selected candidate will have the opportunity to work on a photo story mentored by Kadir van Lohuizen (NOOR Photo Agency), including an opportunity to attend the World Press Photo Award Days in Amsterdam.

Visa, airfare, accommodation and the expenses related to the programme are included in the fellowship.

Eligibility to apply for the Erasmus Huis Fellowship is limited to:

  • Alumni of Permata PhotoJournalist Grant (Year 2011-2017).
  • English fluency.
  • Sending in the application form along with CV, headshot (in digital format), portfolio, and photo story proposal to info@pannafoto.org

Application form and programme information is available to download on a link below. The deadline for entry is 10 March 2019. The successful candidate will be announced 20th March 2019.

For further information, please visit www.permata-photojournalistgrant.org or contact Lisna at 0852 1556 5835 or lisna@pannafoto.org

 

To apply, please download these files below:
Information_EH Fellowship 2019
Application Form_EH Fellowship 2019


Photo Seminar: Future Scenarios: Fact, Fiction and Friction by Jenny Smets

PPG 2018_Jenny Smets_Seminar Foto_RGB

PermataBank and Erasmus Huis cordially invite you to the Photo Seminar
"Future Scenarios: Fact, Fiction and Friction"
by Jenny Smets (Independent Curator & Director of Photography of the magazine Vrij Nederland, The Netherlands).

In this seminar, Jenny will share her observation and knowledge on the trending topics and developments in international documentary photography.

Join us and get to know more on recent photography projects through the eyes and perspective of a photo editor.

Tuesday, 12 February 2019
7:30 – 9:00 PM

Erasmus Huis
Jl. HR Rasuna Said Kav S-3
Jakarta 12950
Phone: (+62) 021 524 1069
www.erasmushuis.org

Free Admission

For further information, please visit
www.permata-photojournalistgrant.org
Lisna (0852 1556 5835)
info@pannafoto.org

BIO
Jenny Smets is an independent curator of photography exhibitions, trainer and director of photography of the magazine Vrij Nederland, The Netherlands. This magazine is known for the high standard of photography and publishes photo essays of renowned national and international photographers.

She was the curator for the exhibition on Privacy (2015) for FOTODOK, place for documentary photography in Utrecht (NL). She also co-curated the exhibitions There is Something about my Family (spring 2016) and the show on religion: Believe (September 2016), (Re)Inventing nature and Beyond Us and Them (2017). For Photoville in New York she curated the exhibitions of Robin de Puy and Jan Hoek.

Jenny studied history of modern and contemporary art at UVA University in Amsterdam, the Netherlands and specialized during her studies in the history of photography.

Her interest in digital storytelling made Jenny one of the partners of PhotoStories: an international conference on digital storytelling for photographers and filmmakers.

Being part of the core training team of World Press Photo, she trains photojournalists in different parts of the world. She is a Project Advisor for World Press Photo foundation; and teaches at the KABK art school in The Hague, Holland.


PermataBank dan Erasmus Huis mengundang Anda untuk menghadiri Seminar Fotografi
"Future Scenarios: Fact, Fiction and Friction"
oleh Jenny Smets (Kurator Independen & Director of Photography majalah Vrij Nederland, Belanda).

Dalam seminar ini, Jenny akan berbagi pengamatan dan pengetahuannya mengenai topik-topik dan perkembangan terkini di fotografi dokumenter internasional.

Mari bergabung bersama kami untuk mengenal proyek-proyek fotografi lebih dalam melalui sudut pandang seorang editor foto.

Selasa, 12 Februari 2019
19:30 - 21:00 WIB

Erasmus Huis
Jl. HR Rasuna Said Kav S-3
Jakarta 12950
Telepon: (+62) 21 524 1069
www.erasmushuis.org

Bebas biaya masuk

Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi
www.permata-photojournalistgrant.org

Lisna (0852 1556 5835)
info@pannafoto.org

BIO
Jenny Smets adalah seorang kurator independen di beberapa pameran foto, dan juga menjabat sebagai Director of Photography di majalah Vrij Nederland, Belanda. Majalah ini dikenal memiliki standar yang sangat tinggi untuk fotografi dan menerbitkan beberapa esai foto yang sangat terkenal baik dari kalangan fotografer lokal maupun internasional.

Jenny juga menjadi kurator untuk pameran foto bertajuk Privacy (2015) untuk FOTODOK, salah satu fasilitas dan sarana ruang berpameran untuk fotografi dokumenter di Utrecht. Ia juga menjadi kurator beberapa pameran lainnya, diantaranya There is Something about my Family (spring 2016), dan pameran lainnya yang bertema agama: Believe (September 2016), (Re)Inventing nature and Beyond Us and Them (2017). Untuk Photoville di New York, dia mengkurasi pameran Robin de Puy dan pameran Jan Hoek.

Ia mempelajari Sejarah Modern dan Seni Kontemporer di UVA University di Amsterdam, Belanda, dengan spesialisasi sejarah fotografi.

Ketertarikannya terhadap seni bertutur menggunakan visual secara digital membuatnya dipilih sebagai salah satu mitra kerja PhotoStories: Konferensi Internasional seni bertutur secara digital bagi kalangan fotografer, dan pembuat film.

Sebagai bagian dari tim pelatihan yang diselenggarakan World Press Photo, Jenny telah melatih beberapa pewarta foto di berbagai belahan dunia. Ia juga menjadi Project Advisor di World Press Photo Foundation; dan mengajar di sekolah seni KABK di Den Haag, Belanda.


Pembukaan Permata PhotoJournalist Grant 2018

PPG 2018 - Pembukaan & Kelas 1a_low

Program Permata PhotoJournalist Grant (PPG) 2018 resmi berlangsung sejak Selasa, 11 Desember 2018. Pembukaan program yang tahun ini mengusung tema "Diversity" ini diresmikan oleh Ibu Richele Maramis (Head of Corporate Affairs PermataBank), pembukaan juga dihadiri oleh Ibu Joyce Nijssen (Manager Erasmus Huis) dan Bapak Wilson Gunawan (Managing Director Leica Store Indonesia).

Dalam sambutannya, Ibu Richele Maramis menyampaikan selamat atas terpilihnya para peserta serta mengungkapkan antusiasme terhadap kelas yang akan berjalan hingga Februari mendatang ini. Sementara Ibu Joyce Nijssen, dalam sambutannya mengutarakan pemikirannya tentang tema "Diversity" yang diusung tahun ini. Ibu Joyce menyatakan, "We realize that this theme is not a very easy one but we are convinced that in Indonesia of today the concept of diversity is inspiring and will lead to great stories. I sincerely hope that your pictures will probably tell more than a thousand words. They will give us insight in your interpretation of the concept of diversity and I'm pretty much looking forward to seeing your works."

"Kami menyadari bahwa tema ini bukan tema yang mudah tetapi kami yakin, dengan banyaknya hal yang terjadi di Indonesia saat ini, konsep keberagaman dapat menginspirasi dan mengarahkan pada photo story yang hebat. Saya sangat berharap foto kalian akan dapat menceritakan lebih dari seribu kata, serta memberikan wawasan atas penafsiran kalian tentang konsep Diversity ini. Saya sangat menantikan karya kalian".

Setelah sambutan, peserta mendapatkan kesempatan untuk memperkenalkan diri sekaligus memberikan presentasi portfolio yang membawa mereka menjadi salah satu penerima dalam program ini. Apabila pada tahun 2016 dan 2017, program PPG menerima 8 peserta untuk mengikuti pelatihan, pada tahun ini, program kembali memberikan pelatihan dan grant kepada 10 orang pewarta foto dan pewarta foto lepas. Materi pembuatan photo story dan materi pendukung lainnya akan diberikan oleh mentor-mentor; Edy Purnomo, Rosa Panggabean, Yoppy Pieter, Yusi Avianto Pareanmo, Sasa Kralj, dan Jenny Smets dalam sesi kelas yang akan berlangsung sebanyak 12 sesi hingga 1 Februari 2019.

(Lisna Dwi Astuti / Foto: Agoes Rudianto)


Diskusi Karya Foto CHANGE di BXc Mall

pameran CHANGE bintaro1

Setelah berlangsung di Erasmus Huis selama satu bulan, karya-karya foto bertema CHANGE yang merupakan hasil akhir workshop Permata PhotoJournalist Grant 2017 kembali dipamerkan di Bintaro Jaya Xchange Mall dari tanggal 1-13 Mei 2018. Sebagai rangkaian pameran, diadakan diskusi karya foto bersama 2 perwakilan penerima Permata PhotoJournalist Grant 2017 pada Rabu, 9 Mei 2018 di Wifi Corner, BXc Mall.

Dalam diskusi karya ini, selain dua fotografer yang mewakili penerima grant lainnya, kami turut mengundang Yoppy Pieter (Fotografer, alumni PPG 2011) untuk memberikan presentasi tentang photo story. Dalam presentasinya, Yoppy memaparkan pengertian sekaligus memberikan contoh photo story. Setelahnya, secara bergantian Rahmad Azhar Hutomo dan Muhammad "Cumi" Adimaja memberikan presentasi karya mereka yang pada saat itu tengah dipamerkan di Main Atrium BXc Mall. Azhar mempresentasikan photo story-nya yang berjudul Cermin Tanaka, sedangkan Cumi mempresentasikan karyanya yang berjudul Dirty For Glory, mereka memaparkan cerita yang ingin mereka sampaikan melalui rangkaian foto tersebut.

Diskusi kemudian berlanjut ke sesi tanya-jawab, dalam kesempatan ini Azhar dan Cumi menceritakan hal-hal menarik yang terjadi selama penyusunan photo story mereka dan juga hal-hal yang mereka dapatkan dari mengikuti program Permata PhotoJournalist Grant 2017.

“Pertama kali belajar fotografi, yang saya kejar adalah visual, pada saat itu saya berpikir bahwa foto bagus sudah cukup. Tapi setelah mengikuti program ini saya sadar selain visual, konten sangat penting, penting untuk tahu apa yang ingin disampaikan dan bagaimana menyampaikannya menggunakan visual yang baik” – Rahmad Azhar Hutomo.

“Saya belajar bagaimana bercerita ke orang lain dengan lebih jelas, lebih tegas atas photo story yang dibuat. Karena dalam penyusunannya menggunakan riset, jadi lebih mengenal story-nya. Hal lain yang saya dapat dari program ini adalah bagaimana membangun trust dengan narasumber, terlebih story yang saya buat adalah kegiatan ilegal. Selama proses saya menyadari, setelah trust terbangun, eksekusi/pemotretan menjadi lebih mudah dan leluasa. Ya walau proses untuk membangun trust tersebut memerlukan waktu yang tidak sebentar” – Muhammad Adimaja.

(Lisna Dwi A.)


Presentasi & Diskusi Foto ERASMUS HUIS FELLOWSHIP TO AMSTERDAM 2018 | 17 Mei 2018

EH Fellowship 2018_Presentasi_Undangan_FINAL

PermataBank dan Erasmus Huis mengundang Anda untuk menghadiri:

Presentasi & Diskusi Foto
ERASMUS HUIS FELLOWSHIP TO AMSTERDAM 2018

Pembicara:
Agoes Rudianto (Fotografer Independen)

Kamis, 17 Mei 2018
18:00-21:00 WIB

PermataBank
WTC II, Lantai 21
Jl. Jend. Sudirman Kav 29-31, Jakarta 12920

Informasi dan RSVP:
Lisna (0852 1556 5835)
lisna@pannafoto.org

www.permata-photojournalistgrant.org


Diskusi Karya Foto Change | 9 Mei 2018 di BXc Mall

PPG_Flyer_BXC-DiskusiKarya_OK-hires-page-001

PermataBank dan Erasmus Huis bersama Bintaro Jaya Xchange Mall mempersembahkan

DISKUSI KARYA FOTO

Bagian dari Pameran Foto CHANGE - Permata PhotoJournalist Grant 2017

 

Rabu, 9 Mei 2018
15:30-18:00
Bintaro Jaya Xchange Mall
WiCo - Ground Floor

Pendaftaran
Terbuka untuk umum,
paling lambat 8 Mei 2018
wisnu@jayarealproperty.com

Pemapar Diskusi
Penerima Grant PPG 2017
Arif Hidayah (Pikiran Rakyat)
Edy Ismail (Freelance Photographer)
Hesti Rika Pratiwi (CNNIndonesia.com)
Muhammad Adimaja (Antara Foto)
Muhammad Ali Wafa (VIVA.co.id)
Rahmad Azhar Hutomo (National Geographic Indonesia)
Reza Fitriyanto (Kontributor Kanal Beritagar.id)
Zulkifli (Freelance Documentary Photographer)
Alumni & mentor PPG

 

Informasi selengkapnya:
www.permata-photojournalistgrant.org

Didukung oleh:
PannaFoto Institute, Leica Store Indonesia, PT Suburmitra Grafistama, PT Surya Palacejaya, Bintaro Jaya Xchange, Bxperience Club dan Mitragrafia.