Satu Dekade Permata Photojournalist Grant, Luluskan 95 Pewarta Foto dan Luncurkan Kembali Website

PermataBank bersama PannaFoto Institute selenggarakan Permata Photojournalist Grant ke-10 100% secara daring dan menampilkan hasil karya seluruh peserta secara virtual melalui website dengan tampilan terbaru.

Jakarta – Setelah menjalani berbagai sesi daring selama tiga bulan, Permata Photojournalist Grant (PPG) ke-10 akhirnya meluluskan 10 pewarta foto bersamaan dengan peluncuran kembali website PPG (www.permata-photojournalistgrant.org) yang telah diperbaharui. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari acara puncak Satu Dekade Permata Photojournalist Grant yang berlangsung pada 7-9 April 2021 dengan Editor’s Talk ‘Peran Editor Masa Kini’ yang menampilkan tiga editor foto ternama (Adek Berry, Dwi Prasetya dan Muhammad Fadli) dan Editor’s Choice ‘Selected Works of PPG 2011-2020” yang menampilkan kurator foto independen internasional Jenny Smets sebagai pembuka.

Sejak dimulainya PPG sebanyak 95 pewarta foto dari 35 media di Indonesia yang telah sukses menyelesaikan program ini, 80 fotografer dari berbagai komunitas telah mengikuti program Training of Trainers dan lebih dari 1,200 peserta telah mengikuti seminar publik yang menjadi rangkaian program ini.

“Kami bersyukur bahkan dengan situasi dan kondisi saat ini, dapat terus menyelenggarakan Permata Photojournalist Grant ke-10 yang berlangsung 100% secara daring. Melalui kerja sama yang baik dengan PannaFoto, program PPG ke-10 dapat mengatasi kendala geografis yang selama ini menjadi kepedulian kami, dan menjangkau lebih banyak pewarta foto dan pewarta foto lepas di berbagai wilayah di Indonesia. Menginjak usia satu dekade PPG menunjukkan konsistensi kami dalam meningkatkan kualitas pewarta foto di Indonesia,” ujar Dhien Tjahajani, Direktur Hukum dan Kepatuhan PermataBank saat memberikan sambutan pada acara puncak Satu Dekade PPG secara daring.

Tema PPG ke-10 adalah Hope atau Harapan, yang dapat ditafsirkan secara optimis, cerita-cerita yang diharapkan dapat menginspirasi pembaca. Namun, peserta dapat juga memilih cerita-cerita dari perspektif lain untuk mengajak pembaca berempati pada subyek yang difoto.

Tahun ini PPG telah meluluskan 10 (sepuluh) pewarta foto yang berasal dari 8 media dan 2 pewarta foto lepas di Indonesia. Mereka merupakan pewarta foto yang berusia maksimum 38 tahun serta bekerja aktif atau kontributor di media cetak dan online. Selama periode November 2020 hingga Februari 2021 mereka telah mendapatkan grant dan berbagai sesi pelatihan secara daring dengan materi utama photo story dan materi-materi pendukung yang akan disampaikan oleh mentor-mentor seperti Sasa Kralj (Kroasia), Jenny Smets (Belanda) kurator independen untuk pameran fotografi dan seni, pengajar, konsultan dan editor foto. Juga turut terlibat program ini beberapa pengajar tetap dari PannaFoto Institute seperti Edy Purnomo, Rosa Panggabean dan Yoppy Pieter serta beberapa alumni PPG lainnya.

Berikut judul karya dan nama peserta:

  1. Pelita di Tengah Delta – Abriansyah Liberto (Tribun Sumsel – Tribun Network, Palembang).
  2. Terbatas Seutas Kertas – Andri Widiyanto (Media Indonesia, Jakarta).
  3. Wish You Were Here – Fanny Kusumawardhani (Pewarta Foto Lepas, Jakarta).
  4. Lara La Ode – Indra Abriyanto (Harian Rakyat Sulsel, Makassar).
  5. Mereka Yang Menguasai Pulau – Johannes P. Christo (Pewarta Foto Lepas, Denpasar).
  6. Lengkung Pelangi – Nita Dian (Tempo, Jakarta).
  7. Ombak yang Hilang – Nopri Ismi (Mongabay Indonesia, Kab. Bangka Tengah).
  8. Sekar Kekar – Rifkianto Nugroho (detikcom, Bekasi).
  9. Metamorfosa – Suci Rahayu (Kompas.com, Malang).
  10. Senandika Badai – Thoudy Badai Rifanbillah (Republika, Jakarta).

Dalam menyesuaikan dengan keadaan pandemi saat ini, seluruh karya lulusan PPG ke-10 diapresiasi dalam bentuk virtual melalui website PPG yang telah diluncurkan ulang dengan tampilan terbaru. Sebelumnya dalam menyambut acara puncak telah dilaksanakan juga 15 sesi IG Live yang menyiarkan percakapan-percakapan antara penyelenggara, pengurus dan alumni mengenai berbagai topik dalam ekosistem fotografi saat ini.

Untuk melihat seluruh karya alumni PPG selama 10 tahun terakhir dan informasi program kedepannya dapat mengunjungi: www.permata-photojournalistgrant.org.

Unduh siaran pers PPG 2020 - HOPE

 

 

 


Satu Dekade Permata Photojournalist Grant

10 tahun perjalanan
10 angkatan program Permata Photojournalist Grant
7 angkatan program Training of Trainers
7 penerima Erasmus Huis Fellowship to Amsterdam
148 alumni
101 karya foto bertutur

Pertama kali diluncurkan pada 2011, program Permata Photojournalist Grant (PPG) didedikasikan untuk mengembangkan ilmu dan talenta pewarta foto Indonesia. Peran dan dukungan para mitra, mentor, alumni, rekan media serta sahabat PPG memberikan arti penting dalam satu dekade perjalanannya. Perjalanan ini masih akan terus berlanjut karena kami percaya pendidikan merupakan salah satu faktor krusial untuk membuat perbedaan dan perubahan yang lebih baik dalam masyarakat. PPG berupaya untuk terus mendukung para pewarta foto Indonesia untuk menghasilkan karya-karya yang menginspirasi.

PermataBank mengundang Anda untuk merayakan Satu Dekade Permata Photojournalist Grant pada tanggal 7, 8, 9 April 2021 yang akan berlangsung secara virtual melalui Zoom dan kanal YouTube PermataBank.

Editor’s Talk
Peran Editor Masa Kini
Panelis:
Adek Berry
Dwi Prasetya
Muhammad Fadli

Rabu, 7 April 2021
19:00-20:30 WIB

Editor’s Choice
Selected Works of PPG 2011-2020 by Jenny Smets

Kamis, 8 April 2021
19:00-20:30 WIB

Graduation & Artist Talk PPG 2020 “HOPE”
Abriansyah Liberto (Tribun Sumsel (Tribun Network), Palembang) // Andri Widiyanto (Media Indonesia, Jakarta) // Fanny Kusumawardhani (Pewarta Foto Lepas, Jakarta) // Indra Abriyanto (Harian Rakyat Sulsel, Makassar) // Johannes P. Christo (Pewarta Foto Lepas, Denpasar) // Nita Dian (Tempo, Jakarta) // Nopri Ismi (Mongabay Indonesia, Kab. Bangka Tengah) // Rifkianto Nugroho (detikcom, Bekasi) // Suci Rahayu (Kompas.com, Malang) // Thoudy Badai Rifanbillah (Republika, Jakarta)

Jumat, 9 April 2021
19:00-21:30 WIB

Registrasi
bit.ly/satudekadeppg

Kami nantikan kesempatan untuk berjumpa dengan Anda secara virtual.

#satudekadeppg

 


Masih Berlanjut! Seri Instagram Live Menuju Satu Dekade Permata Photojournalist Grant

Kami ingin mengucapkan terima kasih kepada teman-teman yang sudah mengikuti rangkaian seri Instagram Live Menuju Satu Dekade Permata Photojournalist Grant (PPG) minggu lalu. Senang sekali dapat bertegur sapa dengan para alumni PPG & ToT dan dengan teman-teman Panna secara virtual.

Keceriaan Menuju Satu Dekade PPG masih akan berlanjut. 2 seri Instagram Live selanjutnya masih akan menghadirkan alumni PPG & ToT dan kepala sekolah PPG. Mereka akan berbagi cerita dari program PPG, kabar dan kesibukan mereka, hingga diskusi tentang fotografi hari ini.

Penasaran? Ikuti perbincangannya pada 24 & 31 Maret 2021 pukul 19:00-21:00 WIB secara live di Instagram PannaFoto. Simak jadwalnya di bawah ini. Sampai jumpa di layar Instagram!


Menuju Satu Dekade Permata Photojournalist Grant

Sepuluh tahun Permata Photojournalist Grant (PPG)! Dalam perjalanannya, kami dipertemukan dengan banyak pihak, serta beragam kesempatan untuk bekerja sama dan berkolaborasi. Pertemuan-pertemuan ini yang membawa PPG terus bergulir hingga angkatan kesepuluh tahun ini. Sebagai apresiasi atas dukungan tiada henti dari mitra, alumni, rekan media, para mentor, dan semua pihak yang telah mendukung PPG, saat ini kami tengah mempersiapkan perayaan perjalanan 10 Tahun PPG dan graduation PPG 2020 “HOPE” yang akan berlangsung pada bulan April 2021. Karena 10 tahun perjalanan ini begitu berarti, kami ingin merayakannya dengan yang juga berarti, yakni rekan-rekan yang telah menjadi bagian program PPG. Terima kasih masih mengiringi perjalanan PPG hingga hari ini.

Menuju Satu Dekade Permata Photojournalist Grant, kami mengundang alumni program PPG dan Training of Trainers (ToT) untuk berjumpa dan berbincang secara virtual melalui Instagram Live.

Saksikan seri IG Live Menuju Satu Dekade Permata Photojournalist Grant pada 17, 18, 19, 24, dan 31 Maret 2021, pukul 19:00-21:00 WIB melalui akun Instagram @pannafoto. Jadwal selengkapnya terdapat dalam poster di bawah ini. Silakan catat tanggalnya atau unduh posternya. Sampai jumpa!


IMPORTANT NOTICE! The exhibition INNOVATION at Erasmus Huis remains closed until 1 June 2020

Exhibition-Closed-1 June

Due to recent developments concerning COVID-19, the suspension of all Erasmus Huis activities is extended. The exhibition INNOVATION, a part of the Permata Photojournalist Grant 2019-Erasmus Huis Fellowship to Amsterdam 2020 remains closed until 1 June 2020.

Any changes regarding to this exhibition will be announced on our website and digital channels. Please stay tuned on our digital channels to get an update on the latest news of this event. For more information you can contact us at info@pannafoto.org.

We apologize for the inconvenience, stay healthy!


PEMBERITAHUAN PENTING
Pameran INNOVATION di Erasmus Huis ditutup hingga 1 Juni 2020.

Terkait perkembangan terbaru COVID-19, seluruh kegiatan Erasmus Huis termasuk Pameran INNOVATION, rangkaian program Permata Photojournalist Grant 2019-Erasmus Huis Fellowship to Amsterdam 2020, ditutup hingga 1 Juni 2020.

Setiap perubahan berkaitan dengan pameran ini akan kami sampaikan melalui website dan seluruh kanal digital kami. Silahkan memantau kanal digital kami untuk mendapatkan informasi terbaru mengenai event ini. Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat menghubungi kami di info@pannafoto.org.

Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini, semoga sehat selalu!


PEMBERITAHUAN PENTING! Pameran INNOVATION di Erasmus Huis ditutup hingga 31 Maret 2020.

Exhibition Innovation-closed

Pameran INNOVATION, rangkaian program Permata Photojournalist Grant 2019-Erasmus Huis Fellowship to Amsterdam 2020 dijadwalkan berlangsung pada 5 Maret-5 April 2020 di Galeri Erasmus Huis. Acara wisuda dan pembukaan pameran berlangsung dengan sukses pada 5 Maret 2020, diikuti oleh kunjungan Raja Willem-Alexander dan Ratu Máxima pada 10 Maret 2020.

Terkait perkembangan terbaru mengenai COVID-19, semua kegiatan Erasmus Huis dihentikan untuk sementara. Ruang pamer termasuk pameran foto yang sedang berlangsung ditutup hingga 31 Maret 2020.

Setiap perubahan berkaitan dengan pameran ini akan kami sampaikan melalui website dan seluruh kanal digital kami. Silahkan memantau kanal digital kami untuk mendapatkan informasi terbaru mengenai event ini. Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat menghubungi kami di info@pannafoto.org.

Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini, semoga sehat selalu!


IMPORTANT NOTICE
The exhibition INNOVATION at Erasmus Huis is closed until 31 March 2020.

The exhibition INNOVATION, a part of the Permata Photojournalist Grant 2019-Erasmus Huis Fellowship to Amsterdam 2020 is scheduled at Erasmus Huis gallery from 5 March–5 April 2020. The graduation and opening ceremony was successfully conducted on 5 March 2020, followed by the visit of King Willem-Alexander and Queen Máxima on 10 March 2020.

Due to recent developments concerning COVID-19, all Erasmus Huis activities will be suspended. The gallery including the photo exhibition is closed until 31 March 2020.

Any changes regarding to this exhibition will be announced on our website and digital channels. Please stay tuned on our digital channels to get an update on the latest news of this event. For more information you can contact us at info@pannafoto.org.

We apologize for the inconvenience, stay healthy!


Penerima Erasmus Huis Fellowship to Amsterdam 2020

Pembukaan Pameran PPG (07)
Pembukaan Pameran PPG (08)

Program Erasmus Huis Fellowship to Amsterdam telah berlangsung sebanyak tujuh kali sejak tahun 2014, program beasiswa bagi 1 (satu) alumni Permata Photojournalist Grant angkatan 2011-2019 untuk berkunjung ke Amsterdam dan mengerjakan satu photo story di bawah bimbingan Kadir van Lohuizen dari agensi foto ternama, NOOR, pada April 2020. Seperti tahun-tahun sebelumnya, Kadir van Lohuizen yang melakukan seleksi untuk menentukan penerima fellowship. Dari aplikasi-aplikasi yang masuk pada tahun ini, Kadir memilih dua nominasi; Albertus Vembrianto (Pewarta Foto Lepas, Timika) dengan karya berjudul The Urban Asmat dan Hendra Eka (Pewarta Foto Jawa Pos, Jakarta) dengan karya berjudul 10 Faces of Wella. Pada malam pembukaan Pameran Foto Innovation, Ibu Yolande Melsert (Director Erasmus Huis) mengumumkan Erasmus Huis Fellowship to Amsterdam 2020 diberikan kepada Hendra Eka. Dalam pengantarnya, Ibu Yolande menyampaikan bahwa dalam proses seleksi terdapat dua poin penting yang menjadi penilaian yakni body of work (portfolio) yang kuat dan kemampuan berkomunikasi dalam bahasa Inggris yang kuat. Kecakapan berbahasa Inggris akan menjadi kunci komunikasi selama kunjungan ke Amsterdam dan bahasa akan menjadi jembatan dalam penyelesain karya photo story.

(Lisna Dwi Astuti / Foto: Agoes Rudianto - Pewarta Foto Lepas)


Iqbal Lubis dan Riska Munawarah, Penerima Karya Terbaik dan Runner-Up PPG 2019

Pembukaan Pameran PPG (05)
Pembukaan Pameran PPG (06)

Pada tahun ini, untuk keempat kalinya program Permata Photojournalist Grant - Erasmus Huis Fellowship to Amsterdam memberikan penghargaan karya terbaik. Berbeda dengan tiga tahun sebelumnya, tahun ini penghargaan diberikan kepada dua pewarta foto yang mendapatkan kamera Leica D-Lux 7 dan C-Lux persembahan Leica Store Jakarta. Pada malam pembukaan Pameran Foto Innovation, Bapak Wilson Gunawan (Managing Director Leica Store Jakarta) mengumumkan Iqbal Lubis (Pewarta Foto Lepas, Makassar) sebagai penerima Karya Terbaik PPG 2019 dengan karya bertajuk "Rambo" di Teluk Jakarta dan Riska Munawarah (Pewarta Foto Lepas, Banda Aceh) sebagai Runner-Up PPG 2019 dengan karya bertajuk Land of My Land. Pengumuman kedua pemenang ini mendapatkan sambutan yang meriah dari hadirin yang meramaikan Auditorium Erasmus Huis pada hari Kamis, 5 Maret 2020 itu. Kedua karya tersebut saat ini dipamerkan di galeri Erasmus Huis hingga 5 April 2020.

Kedua pewarta foto ini datang dari luar kota Jakarta khusus untuk mengikuti program Permata Photojournalist Grant 2019 yang berlangsung dari Desember 2019-Februari 2020 dan malam pembukaan ini akan menjadi salah satu malam yang tidak akan mereka lupakan. Kami bertanya kepada keduanya, selama pengerjaan karya, hal apa yang paling berkesan bagi mereka? Riska bercerita, "Tinggal bersama para petani ibukota selama seminggu dan diperlakukan seperti keluarga". Sementara Iqbal bercerita, "Sempat oleng [mabuk laut] saat pertama kali naik Bagan Rambo," sambil tertawa.

(Lisna Dwi Astuti / Foto: Agoes Rudianto - Pewarta Foto Lepas)


Pembukaan Pameran Foto INNOVATION

Ibu Yolande Melsert memberikan opening remark
Pembukaan Pameran PPG (04)
Pembukaan Pameran PPG (03)

Kamis, 5 Maret 2020, malam pembukaan Pameran Foto INNOVATION yang menampilkan karya 10 pewarta foto penerima Permata Photojournalist Grant (PPG) 2019 menjadi malam yang penuh perayaan; kelulusan 10 peserta PPG 2019, pengumuman dua karya terbaik PPG 2019, dan pengumuman penerima Erasmus Huis Fellowship to Amsterdam 2020. Opening ceremony mengawali malam dengan sambutan dari Ibu Yolande Melsert (Director Erasmus Huis) dan Ibu Richele Maramis (Senior Vice President, Head Corporate Affairs PermataBank).

Ibu Yolande Melsert dan Ibu Richele Maramis menyerahkan token kelulusan berupa poster Pameran Foto INNOVATION yang dimodifikasi dengan menggunakan foto masing-masing pewarta foto sebagai simbol kelulusan kesepuluh pewarta foto dari program PPG 2019. Kemudian Bapak Wilson Gunawan (Managing Director Leica Store Jakarta) menempati podium dan mengumumkan bahwa Iqbal Lubis (Pewarta Foto Lepas, Makassar) terpilih menjadi penerima Karya Terbaik PPG 2019 dengan karya bertajuk "Rambo" di Teluk Jakarta dan Riska Munawarah (Pewarta Foto Lepas, Banda Aceh) menjadi Runner-Up PPG 2019 dengan karya bertajuk Land of My Land. Atas pencapaiannya, kedua pewarta foto lepas ini menerima kamera Leica persembahan Leica Store Jakarta.

Selanjutnya, Ibu Yolande Melsert kembali menempati podium dan membacakan dua nominasi penerima Erasmus Huis Fellowship to Amsterdam 2020, yakni Albertus Vembrianto (Pewarta Foto Lepas, Timika) dan Hendra Eka (Pewarta Foto Jawa Pos, Jakarta), sekaligus mengumumkan Erasmus Huis Fellowship to Amsterdam 2020 diberikan kepada Hendra Eka. Seleksi penerima Erasmus Huis Fellowship to Amsterdam ini dilakukan oleh Kadir van Lohuizen (NOOR Images) yang juga akan menjadi mentor bagi penerima Fellowship selama kunjungannya ke Amsterdam dibulan April mendatang.

Opening Ceremony ditutup dengan penandatangan poster pameran oleh seluruh mitra program yang sekaligus menandakan Pameran Foto INNOVATION yang berlangsung di Erasmus Huis hingga 5 April 2020 ini resmi dibuka. Siaran pers pameran ini dapat diunduh di sini.

Pembukaan Pameran PPG (10)
Pembukaan Pameran PPG (13)
Pembukaan Pameran PPG (11)
Pembukaan Pameran PPG (09)
Pembukaan Pameran PPG (12)

(Lisna Dwi Astuti / Foto: Agoes Rudianto - Pewarta Foto Lepas)


Pameran Foto INNOVATION | 5 Maret - 5 April 2020 di Erasmus Huis

Pameran Foto INNOVATION

INNOVATION
PAMERAN FOTO KARYA PEWARTA FOTO PENERIMA PERMATA PHOTOJOURNALIST GRANT 2019

Adi Maulana Ibrahim (Katadata.co.id) // Bisma Septalisma (CNNIndonesia.com) // Hafitz Maulana (Tirto.id) // Iqbal Lubis (Pewarta Foto Lepas) // Iqbal Septian Nugroho (merdeka.com) // Jamal Ramadhan (kumparan.com) // Mas Agung Wilis Yudha Baskoro (Jakarta Globe) // Riska Munawarah (Pewarta Foto Lepas) // Rivan Awal Lingga (Antara Foto) // Sutanto Nurhadi Permana (Harian Umum Galamedia)

5 MARET - 5 APRIL 2020
PEMBUKAAN 5 MARET 2020, 18:30 WIB

ERASMUS HUIS
Jl. H.R. Rasuna Said Kav S-3, Jakarta 12950

Pameran foto INNOVATION menampilkan karya-karya jurnalis foto Indonesia yang berpartisipasi dalam program Permata Photojournalist Grant 2019 - Erasmus Huis Fellowship to Amsterdam 2020. Proyek fotografi mereka menceritakan berbagai inovasi dari kehidupan tradisional hingga modern, termasuk teknologi digital, penyembuhan, perikanan dan fenomena kontemporer dalam masyarakat kita.

PermataBank bekerja sama dengan Erasmus Huis dan Kedutaan Besar Kerajaan Belanda, PannaFoto Institute dan Leica Store Jakarta untuk menyelenggarakan program Permata Photojournalist Grant 2019 & Erasmus Huis Fellowship to Amsterdam 2020, didedikasikan untuk mengembangkan kualitas pewarta foto di Indonesia.

PEMBERITAHUAN PENTING! Terkait perkembangan terbaru COVID-19, seluruh kegiatan Erasmus Huis termasuk Pameran INNOVATION, ditutup hingga 1 Juni 2020. Setiap perubahan berkaitan dengan pameran ini akan kami sampaikan melalui website dan seluruh kanal digital kami.


INNOVATION
PHOTO EXHIBITION BY THE 2019 PERMATA PHOTOJOURNALIST GRANT RECIPIENTS

Adi Maulana Ibrahim (Katadata.co.id) // Bisma Septalisma (CNNIndonesia.com) // Hafitz Maulana (Tirto.id) // Iqbal Lubis (Freelance Photographer) // Iqbal Septian Nugroho (merdeka.com) // Jamal Ramadhan (kumparan.com) // Mas Agung Wilis Yudha Baskoro (Jakarta Globe) // Riska Munawarah (Freelance Photographer) // Rivan Awal Lingga (Antara Foto) // Sutanto Nurhadi Permana (Harian Umum Galamedia)

5 MARCH - 5 APRIL 2020
OPENING 5 MARCH 2020, 18:30

ERASMUS HUIS
Jl. H.R. Rasuna Said Kav S-3, Jakarta 12950

The photo exhibition INNOVATION showcases the works of participating Indonesian photojournalists in the 2019 Permata Photojournalist Grant & 2020 Erasmus Huis Fellowship to Amsterdam program. Their photography projects tell us stories about innovation in various ways of life from tradition to modern life, including digital technology, healing, fisheries and contemporary phenomenons in our society.

PermataBank in partnership with Erasmus Huis and the Embassy of the Kingdom of the Netherlands, PannaFoto Institute and Leica Store Jakarta conduct the 2019 Permata Photojournalist Grant & 2020 Erasmus Huis Fellowship to Amsterdam program, dedicated to the development and improvement of Indonesian photojournalists’ knowledge and skills.

IMPORTANT NOTICE! Due to recent developments concerning COVID-19, the suspension of all Erasmus Huis activities is extended. The exhibition INNOVATION remains closed until 1 June 2020. Any changes regarding to this exhibition will be announced on our website and digital channels.


Forum Editor Foto

Forum Editor Foto Kembali Diselenggarakan Untuk Ketiga Kalinya

Forum Editor Foto

Kami mendapat kesempatan untuk kembali mempertemukan editor foto dari berbagai media baik cetak maupun online dengan Jenny Smets (Kurator Independen & Editor Foto) dalam Forum Editor Foto, yang dipandu oleh Ng Swan Ti (Managing Director PannaFoto Institute). Kali ini 13 editor dan fotografer dari 12 media, kantor berita, dan asosiasi fotografi menghadiri kegiatan tersebut. Ke-13 editor dan fotografer tersebut adalah Aditia Noviansyah (kumparan.com), Arief Kamaludin (Katadata.co.id), Saeffie Adjie Badas (MRA Media Printed), Cristian Rahadiansyah (DestinAsian Indonesia), Dita Alangkara (Associated Press Biro Jakarta), Fanny Octavianus (Antara Foto), Grandyos Zafna Manase Mesah (Pewarta Foto Indonesia-Jakarta), Gunawan Wicaksono (TEMPO), Mast Irham (European Pressphoto Agency Biro Jakarta), Mohammad Safir Makki (CNNIndonesia.com), Muhammad Fadli (Forbes Asia), Prasetyo Utomo (Antara Foto), dan Ramdani (Media Indonesia). Kegiatan ini merupakan rangkaian program Permata Photojournalist Grant 2019 - Erasmus Huis Fellowship to Amsterdam 2020 persembahan PermataBank dan Erasmus Huis bekerja sama dengan PannaFoto Institute, Leica Store Jakarta, dan para mitra.

Terdapat dua hal penting yang ditekankan oleh Jenny di awal pertemuan ini, yakni 1) Pentingnya mendukung pengembangan kemampuan fotografer dan 2) Sebuah ekosistem yang baik, termasuk di dalamnya program-program edukasi, komunitas foto yang aktif, hingga festival foto akan dapat platform yang baik untuk mendorong para fotografer untuk terus berkarya.

Para editor secara bergantian menyampaikan tantangan-tantangan yang mereka hadapi bersama fotografer dalam pemberitaan di media saat ini. Mohammad Safir Makki menceritakan fotografer di media online dituntut untuk memiliki talenta yang lebih dari sekedar fotografi, tidak jarang para fotografer ini perlu membuat liputan video hingga menulis berita sendiri. Hal ini diamini oleh Dita Alangkara, di tempat ia bekerja juga mulai terdapat banyak pekerjaan untuk membuat video, dengan demikian menuntut fotografer untuk juga memiliki kemampuan di bidang multimedia. Dita juga menyebutkan Reuters mengubah sebutan bagi fotografernya dengan "Visual Journalist" dan menurut Dita, tren dunia fotografi akan mengarah ke sana.

Dapat dikatakan, diskusi dalam Forum Editor Foto yang berlangsung pada Rabu, 12 Februari 2020 di Erasmus Huis ini masih selaras dengan topik yang disampaikan oleh Jenny Smets dalam seminarnya pada hari Selasa, 11 Februari 2020 lalu, yakni arah perkembangan fotografi yang membawa banyak tantangan dan tuntutan bagi pewarta foto. Satu hal yang diamini bersama oleh para editor adalah fotografi dan fotografer masih dibutuhkan dalam dunia pemberitaan. Mengutip pernyataan Jenny Smets, "Photographers have to be capable of telling important stories in a very reliable way". Dengan demikian, tuntutan berikutnya tertuju kepada editor dan media untuk kerap memberikan dukungan dalam peningkatan kapasitas keahlian fotografer-fotografer mereka.

(Lisna Dwi Astuti / Foto: Agoes Rudianto, Fotografer Independen)


Seminar Foto Embrace Change: A Manifesto on Contemporary Documentary Photography

Arah Perubahan Fotografi Dokumenter Kontemporer

Seminar Foto Embrace Change: A Manifesto on Contemporary Documentary Photography

Jenny Smets, seorang Kurator Independen dan Foto Editor, ia juga salah satu Project Advisors di World Press Photo dan pengajar di KABK Art Academy di Den Haag, Belanda. Untuk keempat kalinya, ia kembali ke Jakarta dalam rangkaian program Permata Photojournalist Grant 2019-Erasmus Huis Fellowship to Amsterdam 2020. Seperti dua tahun sebelumnya, selain mengampu workshop intensif untuk kelas Permata Photojournalist Grant (PPG) 2019, Jenny juga memberikan sebuah seminar foto, kali ini bertajuk "Embrace Change: A Manifesto on Contemporary Documentary Photography".

Seminar yang berlangsung pada hari Selasa, 11 Februari 2020 di Auditorium Erasmus Huis ini dibuka oleh Ibu Joyce Nijssen (Manager Erasmus Huis) dan dihadiri oleh Ibu Ng Swan Ti (Managing Director PannaFoto Institute), Bapak Wilson Gunawan (Managing Director Leica Store Jakarta), dan Bapak Adi Yudistira (Perwakilan PermataBank).

Dalam seminar ini, Jenny Smets mempresentasikan berbagai proyek foto dokumenter kontemporer dari fotografer-fotografer dunia. Jenny Smets menutup presentasinya dengan sebuah pernyataan, "New things sometimes seems very scary and we tend to see the risks earlier than we see the possibilities. But let us keep on using & celebrating photography as a tool to improve the world. To tell story that help, that inform, and that inspired people. Stories that help people to unite instead of divide, include instead of exclude. So, let’s use all our visual vocabulary for that. All of our creativity, our originality, and our imagination. So, let’s embrace change and move forward".

(Lisna Dwi Astuti / Foto: Agoes Rudianto, Fotografer Independen)