Tawuran: Pencarian Identitas Yang Absurd

TAWURAN: PENCARIAN IDENTITAS YANG ABSURD
Yoppy Pieter, Jalan-Jalan

Di tahun 2011 tercatat 1.318 siswa pelajar tingkat SD, SLTP, dan SMU/SMK terlibat aksi anarkis di DKI Jakarta (Data Pusat Pengendalian Gangguan Sosial DKI Jakarta).

Terdidik, beretika, dan menjunjung tinggi moralitas. Inilah sekelumit gambaran ideal mereka yang memiliki titel pelajar.

Semua impian ini kandas sia-sia saat mereka memutuskan bertransformasi menjadi monster anarkis yang tak berpikir panjang untuk baku hantam.

Dalam fase kosong, rapuh, tanpa pijakan moral dan etika, mereka berjalan menuju cul de sac gelap. Terjejali doktrin yang menomorsatukan otot untuk menyelesaikan masalah.

“Pencarian identitas,” dalih Umar, salah satu mantan siswa partisipan tawuran.

Sampai detik ini, tawuran pelajar masih menjadi salah satu pekerjaan rumah (PR) besar di dunia pendidikan nasional.