Paul Cuming yang Hidup Penuh Cinta

Suci Rahayu (Kompas.com, Malang)

Paul Cumming, pelatih asal Inggris yang rela melepaskan kewarganegaraannya dan menjadi warga Negara Indonesia karena kecintaannya terhadap Indonesia dan sepakbolanya. Sebagai pelatih, dia pernah membesut  Perseman Manokwari hingga timnas sepakbola wanita Indonesia. Patrich Wanggai dan Saiful Indra Cahya adalah pemain yang bakatnya dia temukan.

Kecintaan Paul pada sepakbola sangat tinggi. Ada 3 klub sepakbola favoritnya, Hendon FC klub divisi 2 di Inggris, yang juga klub pertama dia berkarir sebagai pesepakbola. Liverpool adalah cinta keduanya dan Arema dengan suporternya yang atraktif belakangan ikut mencuri hati Paul.

Sejak tahun 2011, Paul hidup dalam kesunyian di desa Poncokusumo, Kabupaten Malang. Dia menghabiskan waktu tuanya bersama dengan sang istri. Tak banyak aktifitas yang bisa dilakukan lantaran sakit kanker kulit (basalioma) dan stroke. Meski hanya bisa duduk di kursi roda, Paul tidak pernah kehilangan semangat hidup dan gairah sepakbolanya.


Suci Rahayu

Suci Rahayu lahir di kota Malang. Ia mengenal fotografi sejak duduk di bangku SMA, namun mulai mendalaminya saat mengikuti UKM Fotografi FOCUS UMM (Universitas Muhammadiyah Malang) pada 2013. Kariernya sebagai jurnalis foto dimulai pada 2008. Minat pada fotografi olahraga muncul saat ia bergabung dengan Tabloid Bola pada akhir 2013. Kini, ia bekerja sebagai kontributor biro sepak bola di Kompas.com untuk wilayah Jawa Timur. Menurutnya, menjadi fotografer olahraga memiliki sensasi tersendiri karena menuntut konsentrasi dan kesabaran. Bersama empat teman, ia menerbitkan fanzine bernama Commonground pada 2007. Kini ia aktif sebagai anggota PFI Malang dan ikut membentuk sekolah fotografi gratis, Sunday School pada 2013.