Penerima Erasmus Huis Fellowship to Amsterdam 2016, Dwi Prasetya
Dwi Prasetya, angkatan V Permata Photojournalist Grant (PPG) 2015 sekaligus fotografer Harian Bisnis Indonesia, terpilih menjadi penerima beasiswa Erasmus Huis Fellowship to Amsterdam 2016. Pada April 2016, ia berangkat ke Belanda untuk mengerjakan sebuah photo story di bawah bimbingan Kadir van Lohuizen. Dalam satu pekan kunjungannya, Depe, sapaan untuk Dwi Prasetya, menyelesaikan sebuah photo story bertajuk Soft Drugs Policy in Holland.

“Ganja dan kedai kopi tidaklah legal di Belanda. Awal tahun 2007, kedai kopi yang menyajikan alkohol dipaksa untuk memilih antara ganja dan bir. Pada 2008, Belanda, seperti negara-negara lain, memberlakukan larangan merokok di tempat-tempat umum. Kemudian kebijakan legalisasi “soft drugs” diterapkan, termasuk melegalkan kedai kopi untuk menjual ganja, dan peraturan pemerintah yang dikeluarkan pada 1 Januari 2013 menyatakan, wisatawan diizinkan masuk ke dalam kedai kopi. Bahkan, data dari situs wisata Amsterdam, 35% dari wisatawan di kota itu adalah pelanggan dari berbagai kedai kopi.”

Soft Drugs Policy in Holland - Dwi Prasetya
Soft Drugs Policy in Holland - Dwi Prasetya
Soft Drugs Policy in Holland - Dwi Prasetya
Soft Drugs Policy in Holland - Dwi Prasetya
Soft Drugs Policy in Holland - Dwi Prasetya
Soft Drugs Policy in Holland - Dwi Prasetya

(Foto: Dwi Prasetya)